Akibat Cedera Bahu, Kasper Schmeichel Pilih Akhiri Karier

Akibat Cedera Bahu, Kasper Schmeichel Pilih Akhiri Karier

28 May 2026 | Olahraga

CELTIC. Kiper veteran asal Denmark Kasper Schmeichel resmi mengumumkan pensiun dari dunia sepak bola profesional. Keputusan itu diambil setelah Schmeichel gagal pulih dari cedera bahu yang telah lama dideritanya.
Pemain berusia 39 tahun itu mengungkapkan masalah pada bahunya mulai muncul sejak Maret 2025, saat membela tim nasional Denmark dalam laga leg kedua perempat final UEFA Nations League melawan Portugal di Lisbon.
Pertandingan itu berlangsung hingga babak perpanjangan waktu dan Schmeichel tetap bermain meski timnya telah kehabisan jatah pergantian pemain.
Kondisinya kemudian semakin memburuk pada Februari 2026 saat Schmeichel tampil bersama Celtic dalam kekalahan 1-4 dari Stuttgart di leg pertama play off Liga Europa pada 19 Februari.
Tiga hari berselang, Schmeichel menjalani pertandingan terakhirnya saat Celtic kalah 1-2 dari Hibernian di ajang Liga Skotlandia.
Dilansir dari Daily Mail, kontrak Schmeichel bersama Celtic dijadwalkan berakhir pada Juni 2026. Dalam pernyataan resminya pada Rabu (27/5/2026), Schmeichel memastikan keputusan pensiun diambil berdasarkan saran medis dari para ahli.
“Cedera bahu memaksa saya untuk mengakhiri karier bermain saya ketika kontrak saya dengan Celtic berakhir musim panas ini,” tulis Schmeichel di Instagram pribadinya.
Schmeichel menambahkan dirinya telah berkonsultasi dengan berbagai ahli bedah dan spesialis terkait kondisi bahunya. Hasilnya, sang atlet disarankan untuk tidak berharap bisa kembali bermain di level tertinggi.
“Para dokter telah memberi tahu saya bahwa peluang bagi saya untuk bisa bermain sepak bola lagi di level tertinggi sekarang sangat kecil,” lanjutnya.
Sepanjang karier internasionalnya, Schmeichel telah mencatatkan 120 caps bersama Denmark. Schmeichel tampil di Piala Dunia 2018 dan 2022, serta menjadi bagian penting tim yang mencapai semifinal Euro 2020.
Di level klub, Schmeichel mengawali karier bersama Manchester City, tetapi mencapai puncak kejayaan saat membela Leicester City.
Bersama Leicester, Schmeichel tampil dalam 479 pertandingan dan menjadi bagian dari skuad legendaris yang menjuarai Premier League musim 2015/2016 serta meraih gelar FA Cup pada 2021.
Setelah meninggalkan Leicester, Schmeichel sempat memperkuat Nice dan Anderlecht sebelum bergabung dengan Celtic. Pada musim terakhirnya, Schmeichel mencatatkan 39 penampilan di semua kompetisi dan turut membantu klub meraih dua gelar Liga Skotlandia serta satu Piala Liga.
Meski mengaku tidak ingin segera mengakhiri kariernya, Schmeichel menerima kenyataan bahwa cedera yang dialami tidak memungkinkannya bertarung lagi.
“Saya tidak pernah ingin karier saya berakhir karena saya tidak bisa bertarung lagi. Namun, sayangnya cedera ini telah membuat keputusan itu untuk saya,” tulis Schmeichel.
“Sejak cedera ini terjadi, saya selalu percaya bahwa jika masih ada peluang sekecil apa pun untuk terus melanjutkan, saya harus mencobanya. Sekarang saya sudah mencoba segalanya. Seperti yang saya katakan, saya sudah menjadi pesepak bola sejak hari saya lahir. Menerima bahwa semuanya mungkin telah berakhir masih menjadi sesuatu yang sedang saya coba pahami dan terima,” lanjutnya.
Unggahan perpisahannya itupun dibalas oleh mantan rekan setimnya di Leicester City, Harry Maguire. “Karier yang luar biasa, kawan. Merupakan sebuah kehormatan bisa menjadi bagian kecil dari perjalanan itu. Pemain yang sangat hebat dan pribadi yang luar biasa. Semoga sukses untuk apa pun yang akan datang berikutnya,” tulis Maguire. (**)