Dituding Egois, Mbappe Bikin Ruang Ganti Real Madrid Terpecah
Sorotan terhadap Kylian Mbappé di Real Madrid belum juga mereda. Meski tampil tajam secara statistik, penyerang asal Prancis itu kini justru dikabarkan memicu ketidakharmonisan di dalam tim.
Isu ini mencuat setelah mantan pemain timnas Prancis, Benoît Trémoulinas, melontarkan kritik terbuka.
Dalam sebuah program televisi olahraga di Prancis, Trémoulinas menilai kehadiran Mbappé belum memberikan dampak positif secara kolektif bagi Los Blancos.
Ia menyoroti perbedaan antara performa individu dan keseimbangan tim yang dinilai belum berjalan seiring.
“Secara statistik dia luar biasa. Tapi di sisi lain, keseimbangan tim justru terganggu,” ujarnya dikutip marca.com.
Mbappé memang datang ke Santiago Bernabéu dengan ekspektasi besar. Ia disambut layaknya bintang utama dan dianggap sebagai sosok yang bisa melanjutkan era kejayaan klub, bahkan disebut-sebut sebagai penerus Cristiano Ronaldo. Namun, perjalanan musim ini tidak sepenuhnya mulus.
Trémoulinas juga menyinggung, sejak awal ada ekspektasi berlebihan terhadap Mbappé.
Fans berharap kehadirannya langsung membawa perubahan besar, termasuk dominasi di kompetisi Eropa. Namun kenyataannya, proses adaptasi tak berjalan semudah yang dibayangkan.
Salah satu poin yang paling disorot adalah hubungan Mbappe dengan rekan setimnya. Ia disebut belum membangun chemistry yang kuat dengan pemain lain seperti Vinícius Júnior dan Jude Bellingham. Padahal, kombinasi ketiganya di atas kertas terlihat sangat menjanjikan.
“Di lapangan, tidak terlihat koneksi yang solid. Ini aneh, karena secara kualitas individu mereka luar biasa,” tambahnya.
Selain itu, gaya bermain Mbappe yang cenderung individualistis juga menjadi sorotan. Dalam beberapa situasi, ia dinilai lebih memilih menyelesaikan peluang sendiri ketimbang membangun kerja sama tim. Hal ini diyakini menjadi salah satu faktor munculnya jarak di ruang ganti.
Isu lain yang sempat mencuat adalah aktivitas Mbappé di luar lapangan. Perjalanan singkatnya ke Italia sempat menjadi bahan pembicaraan, meski tidak dianggap sebagai pelanggaran serius. Namun, di tengah musim yang tidak stabil, hal-hal kecil seperti itu ikut memperbesar sorotan terhadapnya.
Meski begitu, kontribusi Mbappé tidak bisa diabaikan. Ia tetap menjadi salah satu sumber gol utama Madrid musim ini. Perannya di lini depan masih sangat penting, terutama dalam pertandingan-pertandingan krusial.
Situasi ini menempatkan Real Madrid dalam posisi yang cukup rumit. Di satu sisi, mereka memiliki pemain dengan kualitas individu kelas dunia. Namun di sisi lain, tim masih mencari formula terbaik agar semua potensi itu bisa menyatu.
Ke depan, Mbappé masih memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan. Konsistensi permainan dan kemampuan membangun kerja sama tim akan menjadi kunci.
Jika mampu beradaptasi dengan lebih baik, bukan tidak mungkin ia kembali menjadi sosok sentral yang benar-benar membawa dampak besar bagi klub. (**)
-
Enam Kasus Penikaman Warnai Parade Juara Arsenal05 Jun 2026 -
-
-
-
-
-
-