Duel dengan Penjaga Malam, Maling di Galangan Kapal Tewas
SAMARINDA. Duel maut dengan korban jiwa kembali terjadi di Kota Tepian.
Seorang pria yang belum diketahui identitasnya ditemukan tewas di kawasan galangan kapal Jalan Rambutan, Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Minggu (10/5/2026) dini hari. Korban diduga diduga merupakan pelaku pencurian yang terlibat perkelahian dengan penjaga malam perusahaan.
Korban ditemukan dalam kondisi luka parah dan sempat dievakuasi menggunakan perahu warga menuju daratan. Namun korban meninggal dunia akibat kehilangan banyak darah sebelum tiba di Kampung Balik Buaya.
Kapolsekta Palaran, Kompol Iswanto mengatakan, pihaknya menerima laporan penemuan mayat sekitar pukul 04.00 Wita. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga masuk ke area perusahaan bersama dua rekannya menggunakan perahu ketinting.
“Berdasarkan keterangan awal dari penjaga malam, ada tiga orang menggunakan satu perahu memasuki wilayah perusahaan tanpa izin. Indikasinya hendak mengambil barang milik perusahaan,” ujarnya.
Menurut Iswanto, perusahaan tersebut sebelumnya sudah dua kali mengalami kasus pencurian. Karena itu, penjaga malam meningkatkan pengawasan di area perusahaan.
Saat dipergoki petugas keamanan, dua orang diduga pelaku berhasil melarikan diri melalui jalur darat. Sementara korban tertinggal dan sempat terlibat duel dengan salah satu penjaga malam.
“Korban mengalami luka sabetan parang di lengan kanan akibat perkelahian dengan penjaga malam,” katanya.
Luka robek yang cukup parah menyebabkan korban mengalami pendarahan hebat, hingga akhirnya meninggal dunia saat proses evakuasi menuju daratan.
Polisi kemudian mengevakuasi jasad korban ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda untuk keperluan visum dan autopsi. Hingga kini identitas korban masih dalam proses penyelidikan karena tidak ditemukan kartu identitas di lokasi kejadian.
Selain itu, polisi juga mengamankan penjaga malam yang terlibat dalam perkelahian tersebut untuk diminta keterangan lebih lanjut.
“Masih kami dalami apakah masuk unsur penganiayaan atau pembelaan diri. Semua saksi sedang diperiksa,” jelas Iswanto.
Dari lokasi kejadian, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit perahu ketinting, dua bilah parang, jaket dan topi milik korban, serta sejumlah sampel darah di sekitar tempat kejadian perkara. (**)
-
Enam Kasus Penikaman Warnai Parade Juara Arsenal05 Jun 2026 -
-
-
-
-
-
-