Jalan Utama di Samarinda Gelap, Ternyata Kabelnya Diembat Pencuri
SAMARINDA. Pencurian kabel untuk penerangan lampu jalan dan fasilitas umum kembali terjadi. Imbasnya, beberapa ruas jalan di Kota Tepian menjadi gelap gulita.
Diantaranya adalah Jalan Letjen Soeprapto (eks Jalan Pembangunan), Jalan dr. Soetomo, hingga Jalan Pahlawan di Kecamatan Samarinda Ulu.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu mengungkapkan bahwa padamnya Penerangan Jalan Umum (PJU) tersebut merupakan dampak langsung dari aksi pencurian kabel aliran listrik oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Laporan terbaru menunjukka, aksi pencurian ini telah merambah ke area ikonik dan titik pertemuan arus lalu lintas utama lainnya.
"Jadi memang benar di beberapa titik jalan utama PJU-nya tak menyala. Hal itu imbas dari terjadinya pencurian kabel," tutur Manalu.
Manalu menambahkan,gangguan serupa juga terdeteksi di area publik lainnya. "Terbaru, laporan yang didapat juga terjadi pencurian kabel di area Taman Samarendah dan di sekitar Jembatan Stres di simpang Muara. Di dua lokasi itu juga lampu padam," imbuhnya.
Padamnya lampu di jalur-jalur utama ini memicu keresahan di tengah masyarakat. Minimnya pencahayaan dinilai meningkatkan risiko keselamatan bagi pengguna jalan, mulai dari potensi kecelakaan lalu lintas (lakalantas) hingga kerawanan tindak kriminalitas.
Mustakim, seorang warga Jalan Pramuka, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi pusat kota yang gelap. Selain masalah keamanan, ia menyoroti aspek estetika kota yang menjadi tidak nyaman dipandang.
"Jalanan memang gelap. Rasanya aneh saja, jalanan dalam kota gelap. Ini kan jalan utama. Harus cepat dicarikan solusi," tegas Mustakim.
Masyarakat kini mendesak pihak berwenang untuk segera melakukan perbaikan permanen dan meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan agar fasilitas umum tidak terus-menerus menjadi sasaran pencurian. (**)
-
Latihan Beban Adama Traore Dihentikan Pelatih05 Mar 2026 -
Bantah Mogok Main untuk Brasil di Piala Dunia05 Mar 2026 -
-
-
Hadapi Kondisi Fiskal, KONI Kaltim Berhemat04 Mar 2026 -
-
-