Napoli Dikalahkan Atalanta, Suami Ditikam Istri

Napoli Dikalahkan Atalanta, Suami Ditikam Istri

25 Feb 2026 | Olahraga

NAPLES. Jangan fanatic berlebihan pada tim sepak bola Anda. Sebab bisa jadi hal tersebut berakibat fatal pada diri sendiri. Seorang suporter fanatik Napoli berusia 40 tahun contohnya. Pria yang ak disebutan Namanya terrsebut, harus dilarikan ke rumah sakit setelah menjadi korban penikaman istrinya sendiri di Capodimonte, Naples, pada Minggu (22/2/202) sore waktu setempat. Ironisnya, kekerasan itu dipicu kesalahpahaman fatal saat sang suami sedang menyaksikan siaran pertandingan Serie A antara Napoli melawan Atalanta.
Dilansir dari Marca, kejadian bermula ketika korban sedang menonton laga krusial yang berakhir dengan kekalahan Napoli 1-2 dari Atalanta. Sepanjang pertandingan, tensi emosi korban meningkat, terutama setelah keputusan Video Assistant Referee (VAR) membatalkan penalti yang awalnya diberikan kepada Napoli.
Merasa tim kesayangannya dirugikan, pria itu mulai meluapkan emosinya dengan berteriak dan memaki ke arah layar televisi. Korban mengutuk performa pemain dan keputusan wasit yang dianggap tidak adil.
Namun, reaksi emosional itu disalahpahami istrinya yang berusia 35 tahun. Sang istri mengira rentetan makian dan kata-kata kasar yang diteriakkan suaminya ditujukan langsung kepadanya, bukan kepada pertandingan di televisi.
Situasi di dalam rumah itu dengan cepat berubah menjadi perselisihan yang mengancam nyawa. Sang istri menuduh suaminya telah menghina secara pribadi. Meskipun sang suami mencoba menjelaskan bahwa kemarahannya murni karena sepak bola, perdebatan tetap berlangsung dan tidak dapat dihindari.
Ketegangan mencapai puncaknya ketika sang istri meminta suaminya pergi dari ruangan, tetapi ditolak. Menurut laporan kepolisian, sang istri awalnya melemparkan sepasang gunting ke arah suaminya, tetapi meleset. Tidak berhenti di situ, perempuan itu kemudian mengambil pisau dapur dan menikam sisi kiri tubuh suaminya.
Dalam kondisi bersimbah darah dan syok, korban masih sempat berupaya melindungi diri dan menghubungi layanan darurat. Selama menunggu bantuan datang, sang istri dilaporkan masih terus melemparkan pisau ke arah korban, bahkan salah satu pisau ditemukan tertancap di dinding rumah mereka.
Pihak Carabinieri (kepolisian Italia) dari stasiun Capodimonte segera tiba di lokasi dan menemukan situasi yang sangat kacau. Petugas langsung mengamankan sang istri, sedangkan tim medis memberikan pertolongan pertama kepada korban.
Pelaku yang juga istri korban saat ini mendekam di tahanan dan menghadapi serangkaian dakwaan berat, termasuk kekerasan dalam rumah tangga, penganiayaan berat, serta kepemilikan senjata tajam secara ilegal. Pihak berwenang menegaskan bahwa tindakan kekerasan dengan alasan apa pun tidak dapat dibenarkan di mata hukum.
Sementara itu, korban segera dipindahkan ke Ospedale del Mare. Berdasar keterangan tim medis, nyawa pria itu berhasil diselamatkan dan kondisinya saat ini telah stabil. Dokter menekankan bahwa kecepatan penanganan medis sangat krusial dalam kasus luka tikam seperti itu untuk mencegah pendarahan internal yang lebih parah.
Saat ini, Napoli sendiri masih berjuang di posisi ketiga klasemen Serie A, tertinggal 14 poin dari Inter Milan yang memuncaki klasemen. Namun, bagi pria di Capodimonte itu, kekalahan Napoli di lapangan hijau ternyata tidak sebanding dengan luka yang dia dapatkan di ruang tamunya sendiri. (**)