Nekat Terobos Hujan dan Petir Pakai Perahu, Nelayan Dikabarkan Hilang

Nekat Terobos Hujan dan Petir Pakai Perahu, Nelayan Dikabarkan Hilang

02 Mar 2026 | Kriminalitas

Cuaca ekstrem yang kerap terjadi di Kaltim, membuat beberapa bencana terjadi. Bahkan seorang nelayan bernama Udi (36), dikabarkan hilang akibat cuaca ekstrem tersebut.
Nelayan asal Kampung Muara Ulu Kecil, Kelurahan Muara Kembang Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), disebut hilang Minggu (1/3/2026) sore, saat mengemudikan sebuah kapal kayu bermesin. Udi diketahui menerobos hujan deras disertai petir. Belakangan kapal itu tenggelam di perairan Sungai Tamapole, Kecamatan Muara Jawa.

“Sampai Senin (2/3/2026) siang, tubuh Udi itu belum ditemukan. Kami bersama Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian di Sungai Tamapole. Karena menurut keterangan istrinya, saat kejadian itu korban menggunakan kapal dari Muara Ulu Kecil menuju Muara Kembang,” ungkap Kapolres AKBP Khairul Basyar melalui Kepala Satuan (Kasat) Polairud Polres Kukar AKP Benedict Jaya.

Ya, menurut keterangan istri korban selaku saksi, sebelum naas itu terjadi, Udi menggunakan kapal bermaksud menuju Muara Kembang. Namun dalam perjalanan kapalnya melintas perairan Sungai Tamapole tersebut, mendadak turun hujan deras disertai petir. Entah bagaimana kemudian, belakangan Udi diketahui hilang.

Akhirnya pihak keluarga bersama warga sekitar, berupaya melakukan pencarian di Sungai Tamapole. Namun sampai larut malam, upaya tidak membuahkan hasil. Kejadian itu juga dilaporkan ke pihak terkait. Sehingga bantuan datang dari Direktorat Polairud Polda Kalimantan Timur (Kaltim) Satuan Polairud Polres Kukar, TNI-AL Patkamla Lamaru, Basarnas Balikpapan, Damkar Muara Jawa, BPBD Kukar serta sejumlah relawan.

“Sejauh ini kapal kayu bermesin digunakan korban, sudah ditemukan. Kondisinya rusak parah di bagian depan. Kami berharap upaya pencarian korban oleh Tim SAR Gabungan ini secepatnya dapat membuahkan hasil,” kata Benedict, lagi.

Terkait dengan kondisi tersebut, Benedict selaku Kasat Polairud Polres Kukar mengimbau masyarakat yang beraktivitas di perairan, terutama nelayan. Supaya berhati-hati serta waspada dengan kondisi cuaca ekstrim belakangan ini kerab terjadi. Manakala turun hujan deras, apalagi disertai petir, supaya segera menepikan kapalnya mencari tempat aman.

“Jangan nekat menerobos hujan deras disertai petir, karena itu sangat rawan terhadap keselamatan diri kita sendiri. Kan bisa kapal menabrak potongan kayu besar yang hanyut di sungai, lantaran jarak pandang kita sebagai pengemudi terbatas saat hujan deras. Bahkan bisa tersambar petir atau tertimpa pohon rebah saat hujan deras begitu,” tambahnya. (**)