Toni Kroos Disebut Kembali ke Real Madrid, Tapi Ada Dibalik Layar
MADRID. Rumor soal “comeback” Toni Kroos ke Real Madrid sedang panas-panasnya. Tapi kali ini bukan sebagai pemain yang mengatur tempo di lini tengah, melainkan sosok di balik layar yang bisa jadi penghubung antara ruang ganti dan manajemen.
Seperti yang sudah diketahui, ikon Jerman itu resmi gantung sepatu di akhir musim 2023/24, menutup karier panjang yang penuh trofi dan momen ikonik.
Sejak kepergiannya, Madrid memang terasa kehilangan. Bukan cuma soal kualitas di lapangan, tapi juga kepemimpinan di dalam tim.
Melansir Mundo Deportivo, belakangan, muncul spekulasi Kroos bisa kembali ke klub dengan peran baru dalam struktur olahraga. Bahkan ada wacana ia akan jadi “jembatan” antara pemain dan petinggi klub.
Menariknya, Kroos sendiri tidak memberi banyak kepastian. Dalam podcast Einfach mal Luppen yang ia bawakan bersama sang adik, Felix Kroos, ia memilih bermain aman saat ditanya soal rumor tersebut.
“Saya tidak bisa mengatakan apa pun tentang itu, saya tidak ingin mengatakan apa pun, karena saya tidak tahu apa pun. Itulah jawaban yang bisa terus kau berikan,” katanya kepada saudaranya, Felix.
Jawaban yang klasik: tidak membenarkan, tapi juga tidak membantah. Bisa dibilang, pintunya belum ditutup tapi juga belum dibuka.
Kalau benar kembali, Kroos kemungkinan besar tidak akan langsung masuk ke tim utama dalam kapasitas teknis. Ada beberapa opsi yang beredar.
Salah satunya adalah menjadi penghubung antara pemain dan manajemen, peran yang biasanya diisi sosok yang punya respek tinggi di kedua sisi. Dan Kroos jelas memenuhi kriteria itu.
Di sisi lain, ada juga ide yang lebih “grounded”: terlibat di akademi. Ia disebut bisa membantu melatih pemain muda, mengembangkan talenta di La Fabrica, bahkan ikut dalam proses scouting.
Sebenarnya, sinyal soal kemungkinan comeback ini bukan hal baru. Kroos sudah pernah membuka pintu itu, meski tidak untuk waktu dekat.
“Real Madrid akan selalu menjadi rumah saya. Saya tidak menutup kemungkinan untuk kembali bekerja di klub suatu hari nanti dalam kapasitas administratif atau teknis apa pun, tetapi bukan sekarang. Saat ini, saya butuh istirahat dari jadwal pertandingan yang padat dan perjalanan yang terus-menerus,” katanya pada Maret lalu. (**)