Dua Pekerja Tertimpa Reruntuhan Tembok di Jalan Juanda
Dua Pekerja Tertimpa Reruntuhan Tembok di Jalan Juanda
SAMARINDA. Kecelakaan kerja terjadi Kamis (5/12/2025) pagi. Kejadiannya berada di Jalan Juanda 7, Kecamatan Samarinda Ulu. Dua pekerja yang sedang merobohkan tembok, justru tertimpa reruntuhan objek yang mereka kerjakan.
Akibatnya, dua pekerja, Tama dan Sudarno, terkapar setelah tubuh mereka tertindih material bangunan yang runtuh.
Detik-detik kejadian pada pukul 10.00 Wita itu membuat para pekerja lain panik. Pekerja lainnya berusaha menyelamatkan kedua korban dari timbunan puing beton.
Petugas dari Polresta Samarinda dan Polsekta Samarinda Ulu yang menerima laporan langsung meluncur ke lokasi. Sementara itu, tim medis dari dokter on call juga dikerahkan untuk memberikan pertolongan pertama.
Saat tim medis tiba, kondisi kedua korban sudah sangat mengkhawatirkan. Keduanya ditemukan dalam keadaan lemas dan tidak sadarkan diri. Salah satu korban, Tama, yang mengenakan kaus kerja berwarna kuning, terlihat mengalami luka robek cukup parah di bagian kepala. Tubuhnya ditemukan dalam posisi tengkurap, bersimbah darah di antara reruntuhan dinding beton.
Seorang rekan kerja korban, Hendra, masih terguncang saat menceritakan peristiwa tersebut.
“Mereka lagi merobohkan dinding, tiba-tiba langsung runtuh. Kami kaget semua, tidak sempat menyelamatkan,” ucapnya dengan suara bergetar.
Kedua korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD AW Sjahranie untuk mendapatkan perawatan intensif.
Di lokasi kejadian, polisi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sejumlah saksi dimintai keterangan untuk mengungkap penyebab pasti runtuhnya dinding beton tersebut.
Pamapta 3 Polresta Samarinda, Ipda Riyan Rizki Hidayat menegaskan pihaknya masih mendalami insiden kecelakaan kerja itu.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab runtuhnya dinding ini, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian,” ujarnya.
Kasus ini menjadi pengingat keras akan pentingnya standar keselamatan kerja di lokasi konstruksi. Polisi pun masih menunggu perkembangan kondisi kedua korban dari pihak rumah sakit, sembari melanjutkan penyelidikan atas tragedi yang nyaris merenggut nyawa para pekerja tersebut. (**)
-
Kedalaman Skuad Borno FC Tak Mumpuni30 Dec 2025 -
-
Titik Rawan Banjir Samarinda Kembali Dievaluasi29 Dec 2025 -
-
-
Tujuh Kelelahan Mental yang Harus Diperhatikan27 Dec 2025 -
-
Solusi saat Keuangan Seret dan Pikiran Mentok26 Dec 2025