Lima Kebiasaan yang Bikin Orang Sulit Keluar dari Kemiskinan

Lima Kebiasaan yang Bikin Orang Sulit Keluar dari Kemiskinan

21 Dec 2025 | Evergreen

Kemiskinan sering disederhanakan sebagai soal kurangnya uang. Padahal dalam kenyataan, ia jauh lebih kompleks. Selain faktor struktural dan ketimpangan sistem, ada kebiasaan tertentu yang tanpa disadari ikut mengikat seseorang dalam lingkaran yang sama. Kebiasaan ini tidak selalu lahir dari kemalasan, tetapi dari pola bertahan hidup yang terus diulang hingga terasa normal.

Membicarakan kebiasaan bukan berarti menyalahkan individu, melainkan mencoba jujur melihat apa saja yang kerap menghambat langkah ke depan. Berikut lima kebiasaan yang sering membuat seseorang sulit keluar dari kemiskinan.

1. Hidup Tanpa Perencanaan Jangka Panjang

Ketika hidup hanya dijalani dari hari ke hari, masa depan terasa terlalu jauh untuk dipikirkan. Akibatnya, keputusan diambil demi bertahan hari ini, tanpa mempertimbangkan dampaknya nanti. Tanpa arah jangka panjang, penghasilan berapa pun akan habis untuk kebutuhan sesaat.

2. Menganggap Pendidikan dan Skill Tidak Terlalu Penting

Banyak orang terjebak pada pola pikir bahwa belajar tidak menjamin perubahan hidup. Akhirnya, pengembangan skill dianggap membuang waktu. Padahal, tanpa peningkatan kemampuan, pilihan hidup tetap sempit dan mudah tergantikan.

3. Terbiasa Menghabiskan Uang untuk Pelarian Emosional

Tekanan hidup sering membuat belanja menjadi bentuk pelarian. Bukan karena tidak sadar, tetapi karena lelah secara mental. Sayangnya, kebiasaan ini menciptakan lingkaran: stres, belanja, lalu stres kembali karena keuangan makin sempit.

4. Bertahan di Lingkungan yang Menormalkan Keterbatasan

Lingkungan sangat memengaruhi cara berpikir. Ketika kemiskinan dianggap nasib yang tidak bisa diubah, upaya keluar sering dicemooh atau dianggap aneh. Perlahan, semangat pun mati sebelum benar-benar dicoba.

5. Takut Mengambil Risiko yang Terukur

Ketakutan akan kehilangan sedikit yang dimiliki membuat banyak orang memilih diam. Padahal, tanpa keberanian mencoba hal baru, peluang tidak pernah berkembang. Risiko memang menakutkan, tetapi stagnasi sering kali lebih mahal dalam jangka panjang.

Keluar dari kemiskinan bukan perkara mudah dan tidak bisa disederhanakan. Namun memahami kebiasaan yang mengikat adalah langkah awal yang penting. Perubahan besar jarang dimulai dari lonjakan drastis, tetapi dari kesadaran kecil yang konsisten dijaga. (**)