Mimpi Bertemu Orang Meninggal Bukti Kuatnya Ikatan dan Kenangan

Mimpi Bertemu Orang Meninggal Bukti Kuatnya Ikatan dan Kenangan

27 Dec 2025 | Evergreen

Mimpi bertemu mendiang kerap dirasakan sebagai komunikasi gaib yang mendebarkan. Namun, ilmu pengetahuan justru melihatnya sebagai jendela intim ke dalam alam bawah sadar kita, tempat kenangan dan emosi yang paling dalam diproses.

Penelitian dari Dr. Joshua Black, seperti dilansir Psychology Today, menunjukkan mimpi semacam ini adalah bagian dari proses berdua yang sehat. Otak memproses ingatan dan emosi yang belum tuntas lewat narasi simbolik dalam mimpi.

1. Mekanisme pemrosesan memori menjadi kuncinya.

Saat tidur, terutama fase REM, otak aktif mengkonsolidasikan ingatan. Sosok mendiang yang muncul adalah representasi dari kenangan yang tersimpan, yang diolah ulang untuk integrasi emosional.

2. Emosi yang belum terselesaikan kerap menjadi pemicu.

Rasa rindu, penyesalan, atau kesedihan yang tertahan menemukan saluran ekspresi dalam mimpi. Ini adalah cara psikis kita untuk menghadapi dan beradaptasi dengan realitas kehilangan.

3. Mimpi ini berfungsi sebagai ‘ruang aman’ untuk menghadapi kesedihan.

Dalam keadaan tidur, pikiran kita dapat berinteraksi dengan simbol kehilangan tanpa tekanan kesadaran penuh, sehingga memungkinkan proses penyembuhan secara bertahap dan alami.

4. Makna yang muncul sangatlah personal.

Interpretasi mimpi bergantung pada hubungan, konteks kehilangan, dan keadaan emosional individu. Artinya, pesan terpenting datang dari diri sendiri, bukan dari dunia gaib.

Pada akhirnya, pertemuan dalam mimpi itu adalah bukti betapa kuatnya ikatan dan kenangan yang ditinggalkan. Pengalaman ini, meski awalnya misterius, pada hakikatnya adalah bentuk kasih sayang otak kita untuk membantu hati yang sedang bersedih. (**)