Pemprov Gelontorkan Bonus Atlet PON dan Peparnas

Pemprov Gelontorkan Bonus Atlet PON dan Peparnas

27 Nov 2025 | Olahraga

Pemprov Gelontorkan Bonus Atlet PON dan Peparnas



SAMARINDA. Momen yang dinanti atlet-atlet berprestasi Kaltim itu akhirnya tiba. Kamis (27/11), atlet peraih medali di ajang PON Aceh-Sumut dan atlet Peparnas, diguyur bonus atas prestasi mereka.

Gubernur Kaltim H Rudy Mas'ud, secara simbolis menyerahkan bonus kepada para atlet, pelatih, ofisial teknik dan manajer cabor-cabor pendulang medali di ajang PON dan Peparnas 2024. Lebih Rp80 miliar, masing-masing PON Rp67 miliar dan Rp13 miliar untuk Peparnas digelontorkan untuk memenuhi komitmen untuk memberi penghargaan kepada patriot olahraga yang telah membawa harum nama daerah di kancah multi-event olahraga nasional tersebut.

Dalam laporannya, Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim Muhammad Faisal mengatakan jumlah penerima bonus untuk PON sejumlah 747 orang, dengan rincian 454 atlet, 210 pelatih, 31 ofisial teknik dan 52 orang manajer. Sedangkan untuk kategori atlet paralimpik, sebanyak 105 orang terdiri dari 44 atlet, 38 pelatih, 17 ofisial teknik dan 6 manajer.

"Untuk nilainya, peraih emas perorangan sebesar Rp300 juta, perak Rp175 juta dan Rp90 juta untuk perunggu. Beregu 2-4 orang, emas Rp200 juta, perak Rp75 juta dan perunggu Rp50 juta. Selanjutnya, untuk kategori beregu lebih dari 4 orang masing-masing Rp100 juta emas, perak Rp75 juta dan Rp50 juta bagi peraih perunggu," jelas Faisal dalam laporannya.

Tak hanya bagi atlet peraih medali, pemprov juga memberikan penghargaan khusus untuk tiga cabor yang menjadi juara umum pada PON XXI/2024, yakni gulat, hoki dan layar, senilai Rp25 juta. Juga masing-masing Rp50 juta, kepada dua orang lifter putri, Firdha Khairunisa dari angkat besi dan Widari, atlet angkat berat, yang mampu memecahkan rekor nasional di PON tahun lalu.

Khusus untuk atlet yang memecahkan rekor nasional, gubernur juga secara khusus, memberikan bonus tambahan dalam bentuk uang tunai. Bonus spesial ini merupakan pemberian pribadi gubernur, sebagai bentuk rasa bangganya atas prestasi dua lifter putri andalan Kaltim tersebut.

Gubernur Rudy Mas'ud dalam sambutannya mengapresiasi apa yang diraih kontingen Kaltim di PON dan Peparnas 2024. Namun, ia berharap pada PON XXII/2028 nanti, Kaltim bisa meraih hasil lebih baik. Bukan sekadar memperbaiki peringkat, gubernur bahkan menargetkan Kaltim bisa menjadi juara umum.

"Saya akan lebih bangga lagi jika kita bisa menjadi juara nasional. Kalau itu tercapai, tentu bonusnya akan kita tambah lagi, minimum Rp500 juta bahkan kalau ada anggaranya, bukan tidak mungkin Rp1 miliar," kata gubernur menjanjikan.

"Insya Allah, di PON XXII /2028, itu Nanti Tuhan Bantu (NTB) dan Nanti Tuhan Tolong (NTT)," lanjutnya berseloroh. (**)