Tujuh Kelelahan Mental yang Harus Diperhatikan
Ketika seseorang yang mengalami kelelahan secara mental berusaha untuk terus bekerja, ada banyak masalah yang bisa ditemui.
Misalnya sulit tidur, suasana hati yang sangat terganggu, kurang sabar, dan meningkatnya konsumsi makanan cepat saji karena ingin mencari kenyamanan.
Bila dibiarkan, stres berkepanjangan dapat meningkatkan risiko depresi dan kecemasan. Namun sayangnya, tidak semua orang menyadari tanda-tanda kelelahan mental.
Berikut 7 tanda kelelahan mental yang harus diperhatikan.
1. Kurang sabar.
Saat mental sedang lelah, hal-hal kecil menjadi tidak dapat ditoleransi. Sebabnya, cadangan emosi semakin sedikit, apabila mendapati diri kehilangan kesabaran pada hal-hal yang sebelumnya tidak menjadi masalah, bisa jadi itu tanda kelelahan mental.
2. Mudah tersinggung.
Kelelahan mental dapat menyebabkan seseorang terjebak dalam mode pertarungan sepanjang waktu. Dirinya dapat terus-menerus gelisah dan mudah tersinggung.
Hal ini dikarenakan tubuh merasa perlu waspada terhadap segala kemungkinan bahaya di lingkungan sekitar.
3. Sulit konsentrasi.
Memikirkan banyak hal pada waktu bersamaan memang bisa membuat seseorang kehilangan fokus dan sulit berkonsentrasi pada suatu tugas dalam satu waktu.
Tetapi, jika ternyata sulit berkonsentrasi pada hal apa pun, maka bisa menjadi tanda bahwa otak lemah dan beberapa fungsi dasarnya mengalami gangguan.
4. Terlalu banyak makan camilan.
Kelelahan mental dapat membuat seseorang makan banyak camilan. Bahkan persediaan di rumah menjadi cepat habis.
Hal ini dikarenakan saat mental sedang lelah, otak kurang mampu membuat keputusan tepat. Tubuh lebih memprioritaskan kebutuhan untuk bertahan hidup.
5. Insomnia.
Kelelahan mental bisa mengakibatkan masalah gangguan tidur yakni insomnia. Seseorang merasa sulit untuk tidur. Kondisi ini terjadi ketika tubuh mengalami kelelahan secara mental, tetapi tidak dapat memasuki mode relaksasi.
Selain itu, tidur adalah aktivitas aktif. Otak perlu bekerja dengan baik agar bisa tidur secara efektif. Apabila otak mengalami kelelahan, akibatnya sulit tidur. Padahal, insomnia atau kurang tidur dapat memperburuk kelelahan mental.
6. Terbebani dengan tugas kecil.
Kelelahan secara mental membuat semua hal terasa sulit. Bahkan tugas-tugas kecil seperti melipat cucian rasanya sulit untuk dilakukan.
7. Mati rasa.
Beberapa orang mungkin akan menangis atau kesal saat kelelahan mental. Namun, ada yang tidak merasakan apa-apa terhadap hal buruk ataupun baik, alias mati rasa.
Hal itu dikarenakan sudah merasa terlalu lelah dengan hidup sehingga tidak dapat memproses emosi dan tidak peka.
Jika salah satu atau beberapa dari tanda-tanda tersebut tengah Anda alami, yang diperlukan adalah perawatan diri. "Pikirkan tentang hal-hal yang cenderung membuat Anda merasa membumi, tenang, dan aman”.
Langkah itu bukan hanya memulihkan energi fisik, tetapi juga emosional. Rasanya akan lebih berbeda saat dilakukan ketika sedang merasa lelah, stres, bosan, ataupun kesepian. Jalan-jalan di sekitar rumah, bermainlah dengan hewan peliharaan, meditasi selama 15 menit, atau apa pun merupakan contoh kegiatan yang bisa membantu. Penting juga untuk melakukan hal-hal mendasar seperti makan sehat, tidur nyenyak, dan olahraga. (**)
-
Kedalaman Skuad Borno FC Tak Mumpuni30 Dec 2025 -
-
Titik Rawan Banjir Samarinda Kembali Dievaluasi29 Dec 2025 -
-
-
Tujuh Kelelahan Mental yang Harus Diperhatikan27 Dec 2025 -
-
Solusi saat Keuangan Seret dan Pikiran Mentok26 Dec 2025