Universal Media
Pemerintah Kabupaten Berau
Ditegur saat Naik Motor, Balik ke Rumah Ambil Sajam Timpas Lawan

Ditegur saat Naik Motor, Balik ke Rumah Ambil Sajam Timpas Lawan

13 Aug 2026 | Kriminalitas

SAMARINDA. Entah lagi banyak masalah, atau gara-gara tersinggung berat setelah ditegur saat mengendarai motor, membuat Amin (47) gelap mata. Ia meluapkan emosi dengan menimpas Robi (33).
Peristiwa berdarah itu terjadi di Jalan Siti Aisyah, RT 28, Gang 15, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu, Rabu (12/8/2026) malam.
Akibat serangan tersebut, Robi mengalami sedikitnya lima luka bacok. Luka tersebut terdapat di sejumlah bagian tubuh korban, mulai dari bagian punggung hingga kepala sebelah kiri.
Informasi yang dihimpun di lapangan, kejadian bermula ketika Amin mengendarai sepeda motor melintas di sekitar lokasi sekitar pukul 21.30 Wita. Saat itu, korban menegur pelaku. Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi alasan korban menegur pelaku. Namun, teguran tersebut diduga membuat Amin tersinggung.
Amin kemudian pulang dan mengambil senjata tajam. Setelah itu, Amin kembali dan diduga mengejar korban. Saat berhasil mendekati Robi, pelaku kemudian melakukan pembacokan. Serangan menggunakan senjata tajam itu membuat korban mengalami sejumlah luka bacok.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian memberikan pertolongan. Korban selanjutnya dibawa ke RS Dirgahayu untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, polisi yang menerima informasi mengenai kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi. Petugas kemudian berhasil mengamankan Amin tanpa perlawanan.
Pelaku selanjutnya dibawa ke Mapolsek Samarinda Ulu untuk menjalani pemeriksaan. Polisi juga mengamankan senjata tajam yang diduga digunakan pelaku untuk membacok korban sebagai barang bukti.
Kapolsek Samarinda Ulu AKP Asriadi membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut, termasuk motif di balik aksi pembacokan.
“Pelaku sudah kami amankan. Barang bukti senjata tajam yang digunakan juga sudah diamankan,” ujar Asriadi.
Menurutnya, penyidik masih menggali keterangan dari korban dan sejumlah saksi untuk mengetahui secara jelas rangkaian kejadian hingga berujung pembacokan.
“Kami masih mendalami motif dan penyebab pasti pelaku melakukan pembacokan. Termasuk mengumpulkan keterangan dari korban maupun saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Untuk pelaku saat ini sudah diamankan dan proses hukumnya masih berjalan,” tutup Asriadi. (**)