Aplikasi Keabsahan Atlet untuk Porprov Rampung, Sistem Input Tak Makan Waktu
SAMARINDA. KONI Kaltim menyatakan aplikasi digital untuk memeriksa keabsahan atlet Porprov Kaltim telah rampung 100 persen.
Wakil Ketua Umum II KONI Kaltim sekaligus Ketua Tim Keabsahan KONI Kaltim, Dandri Dauri, mengatakan aplikasi tersebut juga sudah diperkenalkan kepada sejumlah KONI kabupaten/kota melalui rapat kerja (raker) KONI daerah.
Samarinda, Balikpapan dan Kutai Timur menjadi tiga daerah yang telah menerima sosialisasi.
“Dari sisi aplikasinya sudah siap,” kata Dandri, ketika ditemui di Ruang Organisasi KONI Kaltim, Jumat (14/8/2026).
Proses penginputan diperkirakan tidak membutuhkan waktu panjang. Tim Keabsahan memperkirakan, seluruh tahapan pada sistem dapat diselesaikan sekitar satu minggu setelah daftar cabang olahraga dan mata lomba ditetapkan.
Setiap KONI kabupaten/kota nantinya memperoleh akun berbeda. Sistem itu dibuat untuk membatasi akses sekaligus menjaga data peserta yang dimasukkan ke masing-masing daerah.
“Setiap KONI kabupaten dan kota kami berikan akun masing-masing. Jadi data peserta tidak bercampur dan aksesnya tetap tertib,” ujarnya.
Operator dari setiap KONI kabupaten/kota juga akan mendapat bimbingan teknis sebelum sistem digunakan. Mereka akan menjadi pihak yang melakukan penginputan data atlet sesuai mekanisme yang ditetapkan.
Dasar data yang dimasukkan tetap mengacu pada hasil Babak Kualifikasi (BK). Dandri meminta daerah memastikan data atlet yang dimasukkan sesuai hasil kualifikasi.
“Penginputan tetap mengacu pada hasil BK. Kalau data yang dimasukkan memang sesuai hasil kualifikasi, proses verifikasinya akan lebih mudah,” katanya.
Setelah Samarinda, Balikpapan dan Kutai Timur, sosialisasi berikutnya dijadwalkan menyasar Bontang dan Kutai Barat. Tim Keabsahan juga sedang membangun komunikasi dengan Kutai Kartanegara yang disebut belum menggelar raker tahun ini.
Ia memastikan tidak ada kendala teknis berarti pada aplikasi. Tahapan berikutnya lebih bergantung pada keputusan mengenai cabang olahraga dan nomor pertandingan.
“Estimasi kami, dari sisi aplikasi sekitar satu minggu sudah clear,” tegas Dandri. (**)