Bupati Berau Dorong Ikan Kaleng Tembus Pasar Jeddah
TANJUNG REDEB. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mendorong pengembangan produk olahan perikanan, khususnya ikan kaleng, agar tidak hanya dipasarkan di tingkat lokal, tetapi mampu menembus pasar internasional.
“Potensi perikanan Berau sangat besar dan perlu diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi,” ujarnya pada saat melantik anggota-anggota Kwarcab Kabupaten Berau beberapa hari yang lalu.
Menurutnya, salah satu langkah yang tengah didorong pemerintah daerah adalah pengembangan produk ikan kaleng yang melibatkan pelajar dari SMK Perikanan di Tanjung Batu.
“Dinas Perikanan memiliki salah satu proyek yaitu pengalengan ikan, itu dilaksanakan oleh adik-adik dari SMK Perikanan di Tanjung Batu,” katanya.
Sri berharap nak-anak dari organisasi Kwarcab Berau juga dapat mengambil peran dalam pengembangan ekonomi masyarakat, termasuk membantu mendorong produk olahan perikanan agar memiliki daya saing dan dapat dipasarkan lebih luas.
Ia bahkan membayangkan produk ikan kaleng khas Berau dapat dipasarkan hingga ke luar negeri, salah satunya Jeddah, Arab Saudi.
“Saya kepinginnya itu bisa masuk di Jeddah salah satunya. Kalau ada orang-orang yang umrah, kita bisa titipkan atau taruh ikan-ikan kita di situ,” ucapnya.
Tak berhenti di Jeddah, Sri juga berharap produk perikanan Berau ke depan dapat hadir di berbagai pusat pemasaran dan menjadi produk yang dikenal masyarakat internasional.
“Next time untuk Pak Kadis Perikanan, saya kepingin ikan-ikan itu bisa dipajang di Jeddah, di Hotel Indonesia yang sekarang ini dibeli oleh Presiden kita,” lanjutnya.
Ia menilai, potensi perikanan Berau sangat besar sehingga tidak seharusnya hanya dijual dalam bentuk bahan mentah. Dengan pengolahan dan inovasi, hasil perikanan dapat memberikan nilai tambah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Menurut Sri, keterlibatan generasi muda, termasuk anggota Pramuka, menjadi penting dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif dan produk lokal.
Kegiatan kepramukaan tidak hanya diarahkan pada pembentukan karakter dan kedisiplinan, tetapi juga dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar mengembangkan potensi ekonomi daerah.
“Kegiatan-kegiatan Pramuka itu memang penting untuk melatih kedisiplinan kita, tetapi penting juga ketika kita belajar bagaimana bisa ekonomi ini bergerak di tengah keefisiensi yang ada saat ini,” pungkasnya. (adv/cha)