Universal Media
Pemerintah Kabupaten Berau
Drawing ACGL, Borneo FC di Grup D bersama Wakil Philipina dan Chinq Taipeh

Drawing ACGL, Borneo FC di Grup D bersama Wakil Philipina dan Chinq Taipeh

20 Aug 2026 | Olahraga

SAMARINDA. Siapa lawan Borneo FC di AFC Challenge League (ACGL) akhirnya diketahui. Dari hasil drawing yang dilakukan kemarin siang di Malaysia, Pesut Etam sebagai salah satu tuan rumah ajang bergengsi tersebut berada di Grup D bersama one Taguig, wakil Philipina, Tainnan City (China Taipeh) serta pemenang kualifikasi antara Yangon United (Myanmar) atau Ezra (Laos).
Format kompetisi ini nantinya hanya memainkan sekali pertemuan tiap tim di semua grup dan meloloskan 8 tim ke perempat final. Artinya peringkat 1 dan 2 tiap grup berhak melanjutkan kiprahnya ke fase gugur.
Ponaryo Astaman, COO Borneo FC yang hadir saat drawing mengaku, melihat hasil ini Borneo FC harus kerja keras untuk memastikan satu tiket ke 8 besar.
"Kita tak tahu bagaimana kekuatan lawan. Yang jelas semua tim yang lolos dan bertanding di ajang ini adalah tim tangguh di kompetisi domestik mereka" ujar mantan pemain Timnas Indonesia yang akrab disapa Popon tersebut.
Sementara itu manajer tim, Dandri Dauri saat dikonfirmasi terpisah mengatakan, bermain di ACGL adalah pembuktian bagi Borneo FC di pentas Asia. Ia menyebut ini adalah momen langka bagi Pesut Etam karena bermain di level Asia.
"Ya, ini adalah pembuktian bagi Borneo FC. Artinya keberhasilan menjadi runner up musim lalu di Super League tak diraih secara kebetulan," terang Dandri.
Dikatakannya lagi, bermain di ACGL tak hanya pembuktian untuk tim, tetapi juga suporter Borneo FC. Kecintaan pada tim bisa dilihat setinggi apa animo penonton hadir di Stadion Segiri.
"Ini sejarah besar bagi sepak bola Kaltim, jadi mari kita lihat sampai sejauh mana suporter mengiringi perjalanan tim ini membuat sejarah itu," terangnya.
Yang pasti lanjut Dandri, suporter juga harus memperlihatkan dukungan yang sportif. Dukungan ujarnya tak harus dilakukan secara berlebihan yang nantinya bisa berujung sanksi dan membuat nama Samarinda serta Indonesia jadi tak bagus di mata AFC.
"Mudah-mudahan perjalanan tim di ajang ini bisa sampai ke fase akhir," harap Dandri. (**)