Universal Media
Pemerintah Kabupaten Berau
Gamalis Dorong Tulak Bala Buang Naas Jadi Wisata Budaya Berau

Gamalis Dorong Tulak Bala Buang Naas Jadi Wisata Budaya Berau

14 Aug 2026 | Daerah

TALISAYAN. Wakil Bupati Berau, Gamalis, mendorong Tradisi Adat Bahari Tulak Bala Buang Naas di Kampung Talisayan, terus dilestarikan dan dikembangkan sebagai daya tarik wisata budaya di wilayah pesisir selatan Kabupaten Berau.
Menurutnya, tradisi yang diwariskan secara turun-temurun tersebut merupakan kekayaan budaya yang menjadi identitas masyarakat pesisir sekaligus memiliki potensi untuk menarik wisatawan.
“Ini merupakan kekayaan budaya yang harus terus dilestarikan karena menjadi bagian dari jati diri masyarakat pesisir,” kata Gamalis saat menghadiri pelaksanaan Tulak Bala Buang Naas di Pendopo Kecamatan Talisayan, Selasa (12/8/2026).
Ia menilai pengembangan wisata berbasis budaya tidak hanya memperkenalkan tradisi lokal kepada masyarakat luas, tetapi juga dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat.
Selain itu, Gamalis mengingatkan pentingnya melibatkan generasi muda dalam setiap pelaksanaan tradisi adat agar tidak tergerus perkembangan zaman.
Menurutnya, pelestarian budaya hanya akan tetap terjaga apabila terus diwariskan dan dipraktikkan oleh generasi penerus.
Sementara itu, Kepala Kampung Talisayan, Ali Wardana, mengatakan Tulak Bala Buang Naas merupakan bentuk doa bersama masyarakat pesisir untuk memohon keselamatan, perlindungan, dan keberkahan.
Ia menjelaskan, tradisi tersebut juga menjadi identitas masyarakat Talisayan yang kehidupannya tidak terlepas dari laut.
“Karena masyarakat Talisayan sangat dekat dengan laut, kami berharap seluruh aktivitas masyarakat di pesisir selalu diberikan perlindungan dan keselamatan. Tradisi ini juga menjadi sarana silaturahmi sekaligus identitas daerah,” ujarnya.
Salah satu prosesi utama dalam tradisi tersebut adalah penyiraman air linjuang kepada perwakilan anak-anak kampung sebagai simbol membuang segala hal buruk dan harapan agar masyarakat senantiasa hidup aman, damai, serta penuh keberkahan.
Tradisi Tulak Bala Buang Naas tahun ini sekaligus menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kampung Talisayan dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (cha/adv)