Ironisnya Nasib Faten Ben Amar El Azizi, Pesepakbola Wanita Maroko yang Tewas Berenang ke Spanyol saat Visa Sudah Disetujui
RABAT. Duka menyelimuti sepak bola Maroko, setelah Faten Ben Amar El Azizi meninggal saat berusaha menyeberang ke Spanyol. Kisahnya menjadi sorotan karena visa miliknya justru disetujui pada hari yang sama.
El Azizi merupakan pemain Moghreb Atletic Tanger. Dia meninggal di tengah gelombang imigrasi ilegal dari Maroko menuju Spanyol yang kembali meningkat dalam beberapa hari terakhir.
Dilnsir dari Morocco World News, Senin (3/8/2026), El Azizi meninggal saat berusaha berenang menuju Ceuta. Banyak warga Maroko memilih jalur laut untuk mencapai wilayah Spanyol akibat tekanan ekonomi.
Kemiskinan disebut menjadi salah satu penyebab meningkatnya upaya warga Maroko meninggalkan negaranya secara ilegal. Berdasarkan laporan BBC, sejak Kamis (30/7/2026) lebih dari 600 ribu warga Maroko tercatat mencoba menuju Spanyol.
Dari jumlah tersebut, BBC melaporkan 50 orang meninggal, sebagian besar akibat tenggelam. Sementara itu, Al Jazeera mencatat jumlah korban meninggal mencapai 67 orang.
Kabar meninggalnya El Azizi semakin menyayat hati, karena visa Spanyol yang dia ajukan telah disetujui pada hari yang sama.
Sang ibu tak mampu membendung tangis setelah mengetahui putrinya meninggal sebelum sempat berangkat secara legal.
Ucapan belasungkawa berdatangan dari berbagai pihak. Presiden Serikat Pesepak Bola Profesional Maroko (UMFP), Mustapha El Hadaoui, menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban.
"Menyampaikan belasungkawa yang tulus dan mengungkapkan simpati yang mendalam kepada keluarga almarhumah, kerabatnya, rekan setimnya, Moghreb de Tanger, dan seluruh keluarga sepak bola Maroko," tulis El Hadaoui dalam pernyataan yang dikutip La Gazetta Dello Sport.
El Azizi telah dimakamkan di kampung halamannya di Tetouan. Menurut laporan Al Jazeera, warga setempat berbondong-bondong menghadiri pemakaman pesepak bola berusia 20 tahun tersebut. (**)