Universal Media
Pemerintah Kabupaten Berau
Lewat Forum Pemuda, Samarinda Tegaskan Tolak LGBT

Lewat Forum Pemuda, Samarinda Tegaskan Tolak LGBT

09 Aug 2026 | Lifestyle

SAMARINDA. Mencegah penyimpangan kelompok orang dengan orientasi seksual atau identitas gender yang berbeda dari aturan umum mayoritas, Forum Pemuda Samarinda melakukan aksi di jalan.
Mereka dengan tegas menolak adanya lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) di Kota Tepian.
Aksi damai Forum Samarinda Anti LGBT dilakukan Sabtu (8/8/2026) malam. Konvoi diawali dari kawasan Islamic Center. Rombongan kemudian bergerak melintasi Jalan Muara, RE Martadinata, Gajah Mada, Kinibalu, Jenderal Sudirman hingga Awang Long.
Perjalanan berlanjut menuju Taman Samarendah sebelum rombongan kembali melintasi Jalan Awang Long dan Gajah Mada. Setelah itu, peserta berhenti di kawasan Teras Samarinda.
Dari Teras Samarinda, konvoi kembali bergerak melalui Jalan Raudah hingga Citra Niaga yang menjadi lokasi terakhir kegiatan.
Ketua Forum Pemuda Anti LGBT Samarinda, Ahmad Yani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sosialisasi kepada masyarakat mengenai sikap forum yang menolak LGBT.
“Alhamdulillah malam ini kita sudah selesai melaksanakan konvoi keliling Kota Samarinda. Tujuannya untuk kampanye menolak LGBT di Kota Samarinda,” ujarnya.
Ahmad menyebut kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari diskusi yang dilakukan forum sekitar dua pekan sebelumnya. Setelah pembahasan tersebut, mereka memutuskan menyampaikan aspirasi melalui kegiatan di ruang publik.
Namun, menurut Ahmad, kegiatan yang digelar malam itu masih sebatas sosialisasi. Pihaknya berencana melakukan koordinasi lebih lanjut dengan sejumlah instansi terkait, termasuk Dinas Kesehatan.
Ia mengklaim kegiatan tersebut mendapat respons positif dari sebagian masyarakat yang ditemui sepanjang rute konvoi. Meski demikian, Ahmad belum menjelaskan secara rinci bentuk dukungan dari Dinas Kesehatan maupun agenda lanjutan yang akan dilakukan.
Pemilihan Citra Niaga sebagai titik akhir konvoi juga bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut dinilai menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat dan anak muda di Samarinda.
“Karena melihat ini sebagai salah satu titik sentral Kota Samarinda, banyak anak-anak muda yang berkumpul di sini dan kami melihat mereka rentan terpapar LGBT,” tuturnya.
Setelah kegiatan berakhir di Citra Niaga, Forum Pemuda Anti LGBT Samarinda menyatakan akan kembali membahas agenda berikutnya. Langkah lanjutan akan ditentukan setelah dilakukan koordinasi dengan instansi terkait. (**)