Universal Media
Pemerintah Kabupaten Berau
Perusahaan Batu Bara Dukung Penanganan Karhutla di Berau

Perusahaan Batu Bara Dukung Penanganan Karhutla di Berau

27 Aug 2026 | Daerah

TANJUNG REDEB. Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Berau, mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan pertambangan batu bara. Melalui program tanggung jawab sosial, perusahaan-perusahaan tersebut menggelontorkan bantuan hingga Rp 120 juta untuk menunjang kebutuhan operasional petugas di lapangan.
Bantuan yang diberikan berupa logistik, dukungan unit operasional, hingga personel yang akan membantu tim gabungan dalam proses pemadaman dan penanganan karhutla di berbagai wilayah.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengatakan keterlibatan sektor swasta menjadi suntikan semangat bagi pemerintah daerah yang saat ini menghadapi keterbatasan anggaran. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan perusahaan sangat dibutuhkan agar penanganan kebakaran dapat berjalan maksimal.
Ia mengungkapkan, dukungan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil koordinasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Berau. Respons cepat perusahaan, lanjutnya, menunjukkan kepedulian terhadap kondisi yang tengah dihadapi daerah.
“Kontribusi perusahaan sangat berarti karena kebutuhan di lapangan bukan hanya personel, tetapi juga logistik untuk menunjang aktivitas petugas selama melakukan pemadaman,” ujarnya.
Sri menambahkan, di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri. Karena itu, kolaborasi dengan pihak ketiga menjadi salah satu solusi agar kebutuhan operasional tetap terpenuhi.
Di sisi lain, Kepala Pelaksana BPBD Berau Masyhadi Muhdi menjelaskan seluruh bantuan dari perusahaan terlebih dahulu dikumpulkan di posko induk BPBD di Tanjung Redeb sebelum didistribusikan ke posko-posko kecamatan sesuai kebutuhan.
Ia menyebut intensitas penanganan karhutla masih cukup tinggi. Dalam satu hari, tim gabungan harus menangani sekitar lima hingga delapan titik kebakaran sehingga kebutuhan bahan bakar, konsumsi, dan perlengkapan operasional terus meningkat.
“Adanya dukungan dari perusahaan sangat meringankan beban operasional kami, terutama untuk memenuhi kebutuhan BBM dan logistik petugas yang bertugas di lapangan,” tutupnya. (adv/cha)