Universal Media
Pemerintah Kabupaten Berau
Rebut 5 Medali di Malaysia, Taekwondo SKOI Kaltim Bikin Bangga

Rebut 5 Medali di Malaysia, Taekwondo SKOI Kaltim Bikin Bangga

04 Aug 2026 | Olahraga

SAMARINDA. Taekwondo Kaltim punya “tabungan” bagus untuk masa depan, khususnya taekwondoin yang tergabung dalam atlet binaan Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kaltim.
Sebab para atlet muda tersebut sukses mempersembahkan prestasi bagi Benua Etam, saat tampil di ajang MBW International Malaysia Open 2026, yang berlangsung 2 Agustus lalu.
Di turnamen internasional tersebut, taekwondoin Kaltim sukses membawa pulang 2 emas, 2 perak dan 1 perunggu.
Dua emas dipersembahkan Zaqira Nurhalisa di kelas Under 46 kg putri junior dan Meyka Aurora Wihelina di kelas Under 55 kg putri junior. Keduanya tampil dominan sejak babak awal dan menutup laga dengan kemenangan meyakinkan di partai final.
Penampilan luar biasa diperlihatkan Nouval Alfa Meidy. Atlet berusia 17 tahun itu dimainkan di nomor Senior Under 74 kg, kelas yang biasanya dihuni atlet-atlet jam terbang tinggi. Di final, Nouval harus berhadapan dengan wakil PPLM DKI/Universitas Negeri Jakarta yang jauh lebih senior. Meski akhirnya harus puas dengan perak, penampilannya jadi sinyal kuat bahwa regenerasi atlet Kaltim sedang berjalan on track.
Perak kedua disumbang Sulthan Muzhaffar Syamsi Al Ayyubi di kelas Senior Under 58 kg putra. Sementara pelengkap podium datang dari Grescya Renata Silalahi yang membawa pulang perunggu di kelas Under 49 kg Junior Putri.
Torehan ini tak lepas dari racikan pelatih Eny Pangestuningsih dan Kasdaniati Aziz, dibantu pelatih fisik Herdiansyah, yang konsisten menempa mental dan teknik para atlet jelang turnamen.
Saat dikonfirmasi, Eny menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kekompakan yang terjalin selama ini.
“Ini hasil kolaborasi orang tua siswa, pelatih dan SKOI Kaltim. Kita akan terus berjuang mengukir prestasi di level internasional,” ujarnya.
Lima medali dari Malaysia ini seolah jadi pemanasan manis buat SKOI Kaltim, sekaligus modal kepercayaan diri menatap target yang lebih besar, yakni PON 2028. (**)