Sejak 1930 Akamsi Selalu Menang, Tak Ada Pelatih Asing Sukses Mengangkat Piala Dunia
NEW YORK. Piala Dunia 2026 menghadirkan fenomena unik ketika 27 negara peserta ditangani pelatih asing, termasuk Brasil bersama Carlo Ancelotti dan Inggris dengan Thomas Tuchel.
Namun, sejarah mencatat belum pernah ada satu pun negara yang menjuarai Piala Dunia dengan pelatih berkewarganegaraan asing sejak turnamen pertama digelar pada 1930 di Montevideo, Uruguay.
Rekor tersebut menjadi salah satu statistik paling menarik menjelang Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Di tengah berbagai rekor yang berpotensi pecah, seperti peluang Lionel Messi mengejar rekor gol terbanyak sepanjang masa atau Kylian Mbappe mendekati catatan Miroslav Klose, fakta soal pelatih asing tetap berdiri kokoh selama hampir satu abad.
Sejak Piala Dunia pertama pada 1930, seluruh juara dunia selalu ditangani pelatih dari negara yang sama dengan tim nasionalnya atau bisa disebut sebagai akamsi (anak kampung sini).
Tradisi tersebut bertahan melewati berbagai era sepak bola, mulai dominasi Amerika Selatan hingga kebangkitan negara-negara Eropa.
Piala Dunia 2026 justru menghadirkan jumlah pelatih asing yang sangat besar. Dari 48 peserta, hanya 21 negara yang menggunakan pelatih lokal.
Sisanya memilih sosok dari luar negeri untuk memimpin perjalanan mereka di turnamen paling bergengsi dunia.
Nama-nama besar seperti Carlo Ancelotti di Brasil dan Thomas Tuchel di Inggris menjadi sorotan utama.
Keduanya menangani negara yang masuk kategori favorit juara sehingga berpeluang mematahkan kutukan panjang yang sudah bertahan selama 96 tahun.
Meski demikian, sejarah menunjukkan tekanan dan kompleksitas turnamen internasional sering kali membuat tim lebih nyaman dipimpin pelatih yang memahami budaya sepak bola negaranya secara mendalam.
Faktor kedekatan emosional dan identitas nasional kerap dianggap memiliki pengaruh besar di panggung Piala Dunia.
Kesuksesan dua finalis Piala Dunia 2022 ternyata ikut melahirkan tren baru. Argentina dan Prancis menjadi negara yang paling banyak menyumbangkan pelatih di Piala Dunia 2026.
Argentina memiliki enam pelatih yang tampil di turnamen ini.
Selain Lionel Scaloni yang menangani negaranya sendiri, ada Gustavo Alfaro di Paraguay, Mauricio Pochettino di Amerika Serikat, Sebastian Beccacece di Ekuador, Marcelo Bielsa di Uruguay, serta Nestor Lorenzo bersama Kolombia.
Prancis menyusul dengan lima nama. Selain Didier Deschamps yang menangani Les Bleus, terdapat Sebastien Migne yang menangani Haiti, Sabri Lamouchi bersama Tunisia, Rudi Garcia di Belgia, dan Sebastien Desabre yang memimpin Republik Demokratik Kongo.
Spanyol juga menjadi salah satu pusat ekspor pelatih dunia. Selain Luis de la Fuente, ada Julen Lopetegui yang melatih Qatar, Roberto Martinez di Portugal, dan Thomas Christiansen yang menangani Panama.
Italia memang kembali gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Namun, negara tersebut tetap memiliki representasi melalui Carlo Ancelotti di Brasil, Vincenzo Montella bersama Turki, dan Fabio Cannavaro yang menangani Uzbekistan.
Di tengah tren globalisasi sepak bola, masih banyak negara yang mempertahankan pelatih dari negaranya sendiri. Kelompok ini mencakup sejumlah kandidat juara seperti Argentina, Prancis, Spanyol, dan Jerman.
Selain itu terdapat Belanda, Jepang, Korea Selatan, Kroasia, Skotlandia, Maroko, Senegal, Iran, Mesir, Pantai Gading, Norwegia, Australia, Bosnia dan Herzegovina, Swiss, Republik Ceko, Tanjung Verde, hingga Meksiko.
Keputusan mempertahankan pelatih lokal bukan tanpa alasan. Banyak federasi percaya pemahaman terhadap kultur sepak bola nasional menjadi modal penting untuk meraih kesuksesan di turnamen singkat seperti Piala Dunia.
Fakta menarik lainnya muncul dari sejumlah negara yang justru mengekspor pelatih ke negara lain. Inggris misalnya memakai Thomas Tuchel asal Jerman, tetapi tetap memiliki dua wakil pelatih di turnamen ini melalui Graham Potter bersama Swedia dan Darren Bazeley yang menangani Selandia Baru.
Selain kisah pelatih asing, Piala Dunia 2026 juga menjadi panggung bagi Didier Deschamps untuk menambah catatan bersejarah. Pelatih Prancis itu sudah tercatat sebagai satu dari hanya tiga sosok yang pernah menjuarai Piala Dunia sebagai pemain dan pelatih.
Dua nama lain yang berada dalam daftar eksklusif tersebut adalah Franz Beckenbauer dan Mario Zagallo.
Kini Deschamps berpeluang menjadi pelatih pertama sejak Vittorio Pozzo yang mampu memenangkan dua gelar Piala Dunia sebagai pelatih kepala.
Jika Prancis kembali melangkah jauh, Deschamps juga berpotensi melampaui rekor jumlah pertandingan terbanyak yang dipimpin seorang pelatih di Piala Dunia.
"Saya di sini bukan untuk memecahkan rekor, tetapi terutama untuk memenuhi tuntutan yang ada," kata Deschamps dilansir dari laman resmi FIFA, Minggu (7/6/2026).
"Yang terpenting adalah menjaga tim Prancis tetap di puncak, seperti yang telah mereka lakukan selama bertahun-tahun," sambungnya.
Saat ini catatan tersebut masih dipegang Helmut Schon yang memimpin Jerman Barat dalam 25 laga antara 1966 hingga 1978.
Deschamps sudah mengoleksi 19 pertandingan dan berpeluang mendekati bahkan melewati angka tersebut.
Sementara itu, Carlos Queiroz yang kini menangani Ghana akan mencatat penampilan kelima sebagai pelatih di Piala Dunia.
Ada pula rekor usia yang menarik perhatian. Dick Advocaat, pelatih Curacao, akan menjadi pelatih tertua dalam sejarah Piala Dunia dan berusia 79 tahun pada September mendatang.
Sebaliknya, Julian Nagelsmann yang memimpin Jerman tetap menjadi pelatih termuda dan akan berusia 39 tahun beberapa hari setelah final berlangsung. Piala Dunia 2026 akhirnya tidak hanya menghadirkan pertarungan antarpemain bintang, tetapi juga duel para pelatih dari berbagai penjuru dunia.
Pertanyaannya kini sederhana: apakah Ancelotti, Tuchel, atau salah satu dari 27 pelatih asing mampu mematahkan kutukan yang sudah bertahan hampir satu abad, atau justru sejarah kembali membuktikan trofi Piala Dunia memang panggung para pelatih lokal? (**)
-
-
-
-
-
-
-
Enam Kasus Penikaman Warnai Parade Juara Arsenal05 Jun 2026 -