Sempat Berkelana, Hugo Samir Balik Kucing ke Borneo FC
SAMARINDA. Lini serang Borneo FC kembali kedatangan amunisi tambahan. Bukan pemain baru, tetapi mantan pemain yang kembali setelah sempat “merantau” ke beberapa klub di Indonesia.
Dia adalah Hugo Samir, pemain yang bisa beroperasi di sisi sayap kiri dan kanan serta striker. Ya, Hugo sebelumnya menjadi bagian dari skuad Borneo FC dari level Elite Pro Academy (EPA), serta membela Borneo FC senior. Namun pemain kelahiran Surabaya 25 Januari 2005 tersebut dipinjamkan ke Persis Solo di musim sebelum akhirnya dikontrak Persik Kediri selama dua musim. Namun selama di Persik, Hugo juga sempat dipinjamkan ke Persiku Kudus.
Kini putra dari Jacksen F Tiago tersebut kembali ke Borneo FC dengan asa lebih besar.
Ia mengaku senang bisa kembali ke Samarinda dan siap memberikan kemampuan lebih baik dari sebelumnya.
“Memang betul kata orang sini (Samarinda), kalau sudah minum air Mahakam maka akan kembali lagi. Saya sudah pernah bermain untuk Borneo FC dan sekarang saya kembali lagi ke sini,” ujar Hugo.
Hugo sadar persaingan di Borneo FC di tiap musimnya selalu sulit. Namun pengalaman di tim luar membuatnya percaya diri bisa bersaing dengan deretan pemain asing yang mengisi pos lini depan.
“Yang pasti butuh kerja keras di setiap latihan agar bisa menembus tim utama. Saya akui itu butuh perjuangan, tapi saya akan berjuang untuk itu,” tegasnya.
Sementara itu manajer tim, Dandri Dauri mengaku senang Hugo kembali ke Pesut Etam. Ia berharap Hugo bisa memperllhatkan kemampuan terbaiknya di musim ini.
“Dia pemain muda berkualitas. Yang harus dia jaga adalah konsistensi dan menjaga emosinya,” ujar Dandri singkat.
Hugo memang dikenal sebagai pemain yang temperamental. Tercatat dua kali ia mendapat hukuman dari Komdis PSSI akibat perilaku liarnya di lapangan, saat masih bermain di EPA dan timnas kelompok umur. (**)