Universal Media
Pemerintah Kabupaten Berau
Stadion Segiri Dipastikan Aman, Borneo FC Segera Rilis HTM

Stadion Segiri Dipastikan Aman, Borneo FC Segera Rilis HTM

28 Aug 2026 | Olahraga

SAMARINDA. Borneo FC memastikan Stadion Segiri Samarinda siap digunakan saat kompetisi Super League 2026/2027 digeber. Pesut Etam dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta pada 5 September, sekaligus menjadi pertandingan resmi pertama tim pada musim baru.
Kesiapan itu menjadi perhatian setelah sebelumnya kondisi Kaltim sempat disroot, lantaran isu asap kebakaran hutan dan lahan yang dikhawatirkan mengganggu pelaksanaan pertandingan.
Manajer Borneo FC Dandri Dauri menyebut kondisi terkini menunjukkan persiapan menuju laga perdana berjalan sesuai harapan. Ia berharap kondisi tersebut bertahan sampai pertandingan digelar.
“Ini isu menarik ketika kami bersiap menghadapi, teman-teman peserta lain di seluruh Indonesia juga memperhatikan nasib Kaltim,” kata Dandri.
Ia memastikan tim siap menghadapi Persija pada laga pembuka.
“Mudah-mudahan tanggal 5 kita sudah siap, baik tim, baik masyarakat Samarinda itu,” ujarnya.
Borneo FC tidak hanya menghadapi kompetisi domestik musim ini. Pesut Etam akan menjalani empat kompetisi, yakni Super League dan League Cup di level nasional serta AFC Challenge League dan Shopee Cup di level internasional.
Padatnya agenda itu membuat Dandri meminta dukungan masyarakat Samarinda diberikan secara konsisten sepanjang musim.
“Cuma yang membedakan memang empat kompetisi kita tahun ini. Kita berjuang sama-sama. Dari empat kompetisi yang ada, tentu saya minta teman-teman semua yang hadir untuk mendukung nanti ke depan tidak menggunakan pola air pasang. Jadi, konsisten yang saya minta itu aja,” tegasnya.
Dandri berharap seluruh persiapan menuju pertandingan perdana segera tuntas. Borneo FC juga akan merilis harga tiket masuk (HTM) dalam waktu dekat dan menyiapkan agenda peluncuran tim untuk musim baru.
“Harga tiket juga kita sebentar lagi akan rilis. Kemudian juga tim akan melakukan launching, kita mencari waktu yang tepat,” katanya.
Selain membuka kompetisi domestik melawan Persija, Borneo FC juga akan menjalani tantangan sebagai tuan rumah ajang internasional di Samarinda.
Dandri menyebut status tuan rumah menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan Samarinda sebagai lokasi penyelenggaraan pertandingan sepak bola internasional. Tiga negara dijadwalkan hadir dalam ajang tersebut.
“Kemudian juga ada kita menjadi tuan rumah di ACGL. Nah, ini challenge yang betul-betul yang harus kita sambut bersama,” ujarnya.
Ia menilai kesempatan menjadi tuan rumah tidak sekadar soal pertandingan. Kehadiran tim dari tiga negara dinilai dapat menjadi awal untuk membawa lebih banyak agenda sepak bola internasional ke Samarinda.
“Kalau saya melihat kita menjadi tuan rumah ini itu harus kita bisa bilang bangga lah. Menghadirkan tiga negara yang hadir merupakan sebuah hal yang baik. Boleh dikatakan ini cikal bakal kita untuk menggelar event-event internasional ke depan di sepak bola,” katanya. (**)