Universal Media
Bocah Tenggelam Ditemukan 850 Meter dari Titik Hilang

Bocah Tenggelam Ditemukan 850 Meter dari Titik Hilang

20 Sep 2026 | Peristiwa

SAMARINDA. Korban tenggalam di Sungai Mahakam kembali bertambah. Ini setelah Firman (11), tenggelam di kawasan Jalan KH Mas Mansyur, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, Sabtu (19/9/2026) sore.
Setelah pencarian dilakukan seara intens, Firman akhirnya ditemukan Minggu (20/9/2026) siang.
Jasad korban ditemukan sekitar pukul 13.30 Wita. Lokasinya cukup jauh dari titik awal korban dilaporkan tenggelam. Yakni sekitar 850 meter ke arah hilir Sungai Mahakam.
Keberadaan korban diketahui setelah tim pencarian mendengar teriakan warga dari sekitar lokasi penyisiran. Teriakan itu mengarahkan tim menuju bagian bawah sebuah rumah warga di tepian sungai.
Ketua Relawan Regana Sengkotek, Idi menuturkan, saat itu tim gabungan bersama relawan tengah menyisir tepian sungai di sekitar lokasi kejadian.
“Tiba-tiba ada orang yang berteriak tidak jauh dari kami, mungkin sekitar 10 meter,” ujarnya.
Mendengar teriakan tersebut, tim langsung bergerak menuju sumber suara. Penyisiran kemudian dilakukan di sekitar kolong rumah hingga akhirnya tubuh korban terlihat.
“Setelah kami tindaklanjuti hasil teriakan itu di sekitar kami, ternyata korban yang hari ini kita temukan,” katanya.
Korban saat ditemukan dalam posisi terlungkup. Tubuhnya terlihat timbul tenggelam di bawah kolong rumah warga.
Koordinator Pos SAR Samarinda, Aries Setiawan membenarkan penemuan tersebut. Menurutnya, korban ditemukan setelah tim gabungan melakukan pencarian menyusuri aliran Sungai Mahakam.
“Korban ditemukan sekitar pukul 13.30 Wita, dengan jarak kurang lebih 850 meter dari lokasi kejadian awal menuju arah hilir,” kata Aries.
Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi tim gabungan. Selanjutnya, jasad korban dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Sebelumnya, Firman dilaporkan tenggelam di Sungai Mahakam, Jalan KH Mas Mansyur, Sabtu (19/9/2026). Peristiwa itu terjadi ketika aktivitas para pekerja pasir di tepian sungai mendadak dikejutkan teriakan meminta pertolongan.
Salah seorang pekerja pasir, Sukri, yang mendengar teriakan tersebut langsung meninggalkan pekerjaannya dan berlari menuju sungai.
Upaya pencarian kemudian dilakukan tim SAR bersama relawan dan unsur terkait. Penyisiran dilakukan di sepanjang tepian dan aliran sungai hingga akhirnya korban ditemukan pada Minggu siang.
Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri pencarian korban yang berlangsung sejak Sabtu sore. (**)