Jasad Pria Tanpa Identitas Mengapung di Sungai Lais
SAMARINDA. Perairan Sungai Mahakam kembali memakan korban. Kali ini terjadi di perairan Sungai Lais, Jalan Peternakan, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, Senin (31/8/2026) siang. Seorang pria ditemukan tewas mengapung di sekitar tambatan kapal.
Penemuan bermula ketika Muhammad Ramadhan Saputra (32), pengemudi speedboat, tengah beraktivitas menyusuri perairan tersebut sekitar pukul 12.10 Wita. Ia kemudian mendapat informasi dari seorang pria bernama Senel, yang melihat benda mencurigakan mengapung di dekat tambatan.
Ramadhan pun mengarahkan speedboat menuju lokasi. Kecurigaannya berubah menjadi kepastian, setelah melihat tubuh seorang pria dalam kondisi tertelungkup di permukaan air.
“Telungkup. Pakai baju hitam, celana panjang warna hitam. Kondisinya sudah gembung,” kata Ramadhan.
Tubuh tersebut kemudian dievakuasi Ramadhan ke tepi sebuah galangan kapal untuk diamankan. Tak lama berselang, aparat kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.
Pamapta III Polresta Samarinda Ipda Sofyan Adi Cahyono mengatakan, korban dipastikan berjenis kelamin laki-laki. Dari kondisi jasad, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan.
“Pada hari ini, kami berada di TKP perairan Sungai Lais. Ditemukan satu jenazah, kondisinya diperkirakan sekitar dua hari,” ujar Sofyan.
Namun, hingga jasad dievakuasi, identitas korban masih menjadi teka-teki. Polisi belum menemukan dokumen maupun petunjuk yang dapat memastikan siapa pria tersebut.
Kondisi jasad yang telah mengalami pembengkakan juga membuat proses identifikasi awal menjadi sulit. Polisi untuk sementara menyebut korban sebagai Mr X.
“Identitas masih Mr X, untuk penyebabnya masih dicari tahu,” jelasnya.
Polisi juga belum menerima laporan orang hilang yang memiliki keterkaitan dengan penemuan jasad tersebut. Karena itu, petugas masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan proses identifikasi lebih lanjut.
“Belum ada, karena jenazahnya belum kita ketahui. Mukanya pun kita belum bisa pastikan orangnya,” kata Sofyan.
Jasad selanjutnya direncanakan dibawa ke Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda untuk menjalani pemeriksaan serta membantu proses pengungkapan identitas korban.
Sofyan menegaskan, polisi masih mendalami penyebab kematian pria tersebut. Apakah korban meninggal karena kecelakaan, tenggelam, atau ada faktor lain, masih menunggu hasil pemeriksaan.
“Jenis kelaminnya laki-laki. Mengenakan pakaian warna hitam dan jeans,” pungkasnya. (**)