Kota Raja Membara Lagi, Bapak Terluka, Dua Anak Tewas Berpelukan
TENGGARONG. Kebakaran besar kembali melanda Kota Raja, Tenggarong, Kukar. Si jago merah alias api mengamuk di pemukiman warga Jalan Kartini-Jalan Delta Gang Karya, Tenggarong pada Selasa (13/10) malam, mulai sekitar pukul 23.50 Wita sampai Rabu (14/10) dini hari
Tak hanya menghanguskan 11 bangunan, musibah kalai ini juga memakan korban jiwa. Dua anak berusia 7 tahun serta 3 tahun dikabarkan tewas terpanggang.
Sementara orang tua dari kedua anak mengalami luka bakar cukup parah.
“Bapak dari kedua korban itu mengalami luka bakar parah, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit. Orangtuanya terbakar setelah berupaya mencari-cari kedua anaknya di saat terjadi kebakaran tersebut,” ungkap Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, melalui Kapolsek Tenggarong AKP Nahrawi.
Petugas masih terus menyelidiki asal-usul api yanag menghanguskan wilayah RT 61 serta RT 26 Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong itu. Dari keterangan sejumlah saksi menyebutkan, jago merah terlihat menyala di kediaman HN (40), orang tua dari dua anak yang terbakar. Api langsung membesar kemudian melalap sejumlah bangunan tempat tinggal warga sekitar.
“Keterangan saksi mengatakan api menyala dari meteran listrik di rumah HN. Para warga langsung berusaha memadamkan api dengan cara menyiramkan air menggunakan ember. Tapi api tidak padam dan terus berkobar,” jelas Nahrawi.
Nyala api semakin dasyat, membuat warga panik. Nah saat itulah MS yang tak lain istri HN berteriak, bahwa kedua anaknya masih berada dalam rumah. Mengetahui hal tersebut HN langsung menerobos masuk ke rumah yang sedang terbakar. HN berupaya mencari kedua buah hatinya, namun tak berhasil sampai akhirnya NH akhirnya keluar rumah.
Tindakan pria sehari-hari dikenal sebagai ustaz tersebut berakibat fatal. Sejumlah bagian tubuhnya melepuh alias terluka bakar parah, sehingga harus dievakuasi ke RSUD AM Parikesit di Tenggarong Seberang. Sedangkan amuk api semakin hebat, mengingat di lokasi itu banyak rumah berbahan kayu.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan (Damkarmatan) Kukar dibangun relawan dan lainnya, harus bekerja keras untuk menjinakan kobaran api. Sekitar pukul 01.35 Wita atau setelah 2 jam berjibaku, api berhasil dipadamkan. Petugas juga langsung berupaya mencari keberadaan 2 anak laki-laki HN yang diduga terbakar. Akhirnya sekitar pukul 03.28 Wita, jasad kedua bocah itu ditemukan dalam posisi berpelukan.
Tidak hanya korban jiwa, kebakaran itu mengakibatkan sebanyak 11 bangunan berupa rumah alias tempat tinggal warga. Diketahui pula 2 buah mobil bersama sejumlah sepeda motor ikut ludes jadi arang. Sementara ini diperkirakan kerugian material para korban dari kebakaran itu mencapai Rp 2 miliar lebih.
Kebakaran dalam Gang Karya terletak Jalan Kartini tembus ke Jalan Delta ini, menambahkan lagi duka masyarakat Kota Raja. Karena kebakaran besar juga terjadi pada Senin (5/10) sore sampai malam di Jalan Danau Aji tembus ke Jalan AM Alimuddin RT 33 Kelurahan Melayu, Tenggarong. Membuat sebanyak 75 bangunan tempat tinggal warga ludes terbakar.
“Kami dari kepolisian tak pernah bosan mengimbau masyarakat Tenggarong dan sekitarnya supaya terus waspada terhadap kebakaran. Jangan lengah dengan api. Perhatikan semua hal-hal dapat memicu terjadinya kebakaran. Segera padamkan kompor dan peralatan rumah tangga maupun elektronik setelah selesai digunakan. Tidak salah meluangkan sedikit waktu, memperhatikan lingkungan sekitar untuk mencegah kebakaran,” ujar Nahrawi. (**)