Piala Bupati Kutim V Digeber Bulan Depan, Pemanjat Nasional Bakal Hadir
SAMARINDA. Arena panjat tebing Sport Climbing Center Bukit Pelangi di Kutai Timur (Kutim), bakal menjadi arena persaingan para pemanjat papan atas di Indonesia. Ya, di arena panjat bertaraf nasional tersebut, akan digeber Turnamen Panjat Tebing Terbuka Piala Bupati Kutim V, yang berlangsung 10 sampai 14 Oktober mendatang.
Ketua panitia turnamen, Aji Fahriza Hakim saat dikonfirmasi terkait agenda pertandingan mengatakan, saat ini pihaknya sudah membuka pendaftaran dan akan ditutup pada 30 September mendatang.
“Untuk pendaftaran kami sudah open sejak 12 September lalu. Nanti akhir pendaftaran kami tutup pada 30 September untuk selanjutnya kami mempersiapkan turnamen pada pekan kedua Oktober,” ujar Aji.
Bagi para pemanjat yang ingin berpartisipasi, panitia mematok biaya pendaftaran sebesar Rp 200 ribu untuk atler berlabel nasional serta Rp 150 ribu untuk kategori U-11 level Kaltim. Ada beberapa persyaratan mutlat diberikan pada panitia pada para peserta. Diantaranya adalah, peserta wajib memiliki KIAT dan wajib memiliki BPJS Ketenagakerjaan.
Para peserta nantinya mendapatkan jersey pertandingan, piagam untuk juara 1 hingga 8, medali dan souvenir untuk peraih emas, perak dan perunggu, konsumsi bagi peserta serta aula untuk atlet beristirahat.
Dijelaskannya, rapat teknis terkait turnamen akan dilaksankan sehari sebelum pertandingan dimainkan. Menurut Aji, selama ini Piala Bupati Kutim selalu dihadiri para pemanjat nasional mengingat hadiah yang disiapkan cukup menggiurkan.
“Ya, selama ini Piala Bupati Kutim diikuti para pemanjat nasional. Selain karena fasilitas pertandingan di Kutim cukup bagus, hadiah yang kami sediakan juga sangat besar,” ujar Aji.
Piala Bupati Kutim V ini, dijelaskan Aji juga bisa menjadi ajang pemanasan bagi atlet-atlet Kaltim sebelum turun di Porprov VIII/2026 di Paser pada November mendatang.
“Kami berharap Piala Bupati Kutim V ini bisa berlangsung dengan lancar sejak awal sampai akhir. Dan semoga cuaca mendukung pelaksanaan ini,” harap Aji mengakhiri. (**)