Universal Media
Truk Tak Kuat Menanjak, Mobil di Belakang Ringsek Berat

Truk Tak Kuat Menanjak, Mobil di Belakang Ringsek Berat

29 Sep 2026 | Peristiwa

SAMARINDA. kecelakaan di ruas jalan tak terlalu ramai terjadi Selasa (29/9/2026) pagi. Sebuah truk yang tak kuat menanjak saat berada di Jalan KS Tubun, Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu, menghantam mini bus di belakangnya. Truk bermuatan semen yang tengah berusaha melewati tanjakan, tiba-tiba bergerak mundur. Sialnya, di belakang mobil berwarna hitam yang berada dalam jarak cukup dekat tak sempat menghindar.
Kecelakaan yang melibatkan truk roda enam (R6) dan mobil roda empat (R4) itu terjadi sekitar pukul 08.30 Wita. Benturan membuat bagian depan sebelah kanan mobil hitam mengalami kerusakan.
Kejadian tersebut juga membuat arus lalu lintas di Jalan KS Tubun macet total dari kedua arah. Antrean kendaraan mengular selama proses penanganan dan evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Pengendara motor yang kebetulan melintas di lokasi, Firman (36), mengaku terkejut saat mendengar suara benturan tersebut.
"Saya tadi kebetulan lewat. Tiba-tiba dengar suara benturan keras. Pas saya lihat, ternyata truk menabrak mobil yang ada di belakangnya,” ujar Firman.
Saksi mata lainnya, Anto (39) mengatakan, truk tersebut sebelumnya membawa muatan semen dari kawasan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran. Material itu rencananya dibongkar di kawasan Cempaka.
Saat melewati tanjakan, laju truk tiba-tiba tak mampu melanjutkan perjalanan. Pengemudi truk bahkan telah menyalakan lampu hazard sebagai tanda peringatan kepada kendaraan yang berada di belakang.
“Jadi tadi itu mobil truk mau nanjak, cuma dia enggak kuat. Dia sudah pasang lampu hazard untuk hati-hati. Nah, mobil yang hitam ini ada di belakangnya, cuma jaraknya enggak terlalu jauh,” ujar Anto.
Namun, kondisi berubah ketika truk mulai bergerak mundur. Pengemudi mobil hitam yang berada tepat di belakangnya langsung berusaha menghindar dengan mengarahkan kendaraannya ke sisi kiri.
Jarak yang terlalu dekat membuat upaya tersebut tidak berhasil. Mobil hitam tetap tersambar bagian belakang truk.
“Mobil yang di belakang ini mau menghindar ke kiri, cuma enggak sempat. Akhirnya tertabrak di bagian belakang truk saat mencoba menghindar,” jelasnya.
Firman mengatakan benturan tersebut cukup keras hingga membuat perhatian pengguna jalan di sekitar lokasi tertuju pada kecelakaan tersebut.
“Bunyinya cukup keras. Setelah itu kendaraan yang di belakang truk terdorong mundur,” katanya.
Kerasnya benturan membuat mobil hitam terdorong mundur sekitar lima hingga sepuluh meter dari posisi awal. Meski kendaraan mengalami kerusakan pada bagian depan sebelah kanan, kedua pengemudi dilaporkan selamat.
“Untuk kondisi sopir, alhamdulillah selamat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Yang rusak bagian sisi depan sebelah kanan mobil,” tutur Anto.
Petugas Satlantas Polresta Samarinda kemudian melakukan penanganan di lokasi. Proses evakuasi kendaraan dilakukan untuk mengurai kemacetan yang terjadi dari kedua arah.
Setelah sekitar dua jam, mobil yang mengalami kerusakan berhasil dievakuasi. Arus lalu lintas di Jalan KS Tubun kemudian kembali lancar. Peristiwa ini selanjutnya ditangani Satlantas Polresta Samarinda untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. (**)