Ustaz Korban Kebakaran Menyusul Anaknya yang Tewas Terbakar
TENGGARONG. Korban kebakaran di pemukiman warga Gang Karya di Jalan Kartini tembus ke Jalan Delta, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada Selasa (13/10) malam bertambah.
Selain menewaskan dua korban kakak beradik berusia 7 dan 3 tahun, Rabu (14/10) malam, sekira pukul 20.39 Wita, sang ayah dari kedua bocah laki-laki tersebut, yakni Hamri Noor atau Ustaz Hamdi, ikut menyusul kepergian kedua buah hatinya.
Pria berusia 40 tahun ini sempat menjalani perawatan intensif di RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang, akibat luka bakar serius saat kebakaran menimpa kediamannya.
“Korban mengalami luka bakar lebih dari 75 persen di bagian tubuhnya dan sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICU. Petugas kami sudah berupaya maksimal memberikan pertolongan medis, namun kondisinya terus menurun sampai akhirnya meninggal dunia,” ungkap Direktur RSUD AM Parikesit, Mauritz Silalahi.
Musibah menimpa Ustaz Hamdi bersama kedua puteranya, yakni Ali (7) dan Husin (3), bermula dari kebakaran melanda pemukiman warga Jalan Kartini-Jalan Delta Gang Karya, Tenggarong pada Selasa (13/10) malam, mulai sekitar pukul 23.50 Wita sampai Rabu (14/10) dinihari. Diduga kuat api berkobar akibat korslet arus listrik di rumah korban, namun petugas masih terus melakukan penyelidikan lebih jauh.
Sejumlah saksi menyebutkan, jago merah terlihat menyala di kediaman korban kemudian membesar dan melalap sejumlah bangunan sekitar. Ketika nyala api semakin dasyat, membuat warga panik. Nah di saat itulah diketahui Ali dan Husin tertinggal dalam rumah. Mengetahui hal itu Hamdi langsung menerobos ke rumah yang sedang terbakar.
Setelah berupaya mencari kedua buah hatinya, namun tak berhasil, korban akhirnya keluar rumah. Tindakan Ustaz Hamdi berakibat fatal. Sejumlah bagian tubuhnya melepuh alias terluka bakar parah, sehingga harus dievakuasi ke RSUD AM Parikesit di Tenggarong Seberang. Sedangkan amuk api semakin hebat, mengingat di lokasi itu banyak rumah berbahan kayu.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan (Damkarmatan) Kukar dibantu relawan dan lainnya, harus bekerja keras untuk menjinakan kobaran api. Sekitar pukul 01.35 Wita atau setelah 2 jam berjibaku, api berhasil dipadamkan. Petugas juga langsung berupaya mencari keberadaan 2 anak laki-laki Hamdi yang diduga ikut terbakar. Akhirnya sekitar pukul 03.28 Wita, jasad kedua bocah itu ditemukan dalam posisi berpelukan.
Informasi diperoleh harian ini, jenazah Ustaz Hamdi di makamkan pada Kamis (15/10) dini hari di Kompleks Pemakaman Kelurahan Baru, terletak di Jalan AM Sangaji, Tenggarong. Kepergian ulama muda ini diantarkan ribuan pelayat. Semua berduka atas peristiwa menimpa Ustaz Hamdi bersama kedua buah hatinya, Ali dan Husin. (**)